Belajar Menerima Keadaan (Part 2)

Lagi – lagi kepala ini seperti ‘ditoyor’ diingat kan …heiii kamu enak banget yaa hidup nya, nyaman sekali… ^_^

well, ternyata ketika kita sudah terlalu nyaman…ada kala nya seperti diingatkan kembali untuk selalu bertakwa, dan berserah diri bahwa dunia akhirat hanya Allah yang punya. nyaman bukan berarti peningkatan kualitas, justru ketika kita nyaman, saat itu lah kualitas iman sedang menurun, saat itu kita berpikir, ah hidup ku baik2 saja, alhamdulillah…bla bla bla…

ketika kita diingatkan, banyak cara nya, rasa hati sebagai makhluk ciptaan Allah azza wa jalla ga bisa dipungkiri.  Hal kecil pun bisa menjadi peringatan besar, masalah cinta, keluarga, pertemanan, pekerjaan, ekonomi, dan lain – lain.

oleh karena itu seharusnya kita memang selalu mengingat Allah Subhanahu wa ta’ala di saat kita senang dan ketika kita susah, bukan nya saat kita susah saja kita mengingat Rabb kita… mengingatkan diri sendiri untuk belajar menerima keadaan  dan tidak lupa bersyukur, dengan berbagai cara.

kalo aku lagi lalai, ingat kan saja ya

Iklan